Ada satu ruang,
bilik gelap,
dia tuju,
dia menangis
tersedu sedan,
mengimbau kembali
memori dahulu
ianya sering muncul.
dia menangis,
tanpa suara,
hatinya pedih,
hanya sendiri yang rasa.
ada orang,
dia,
diam.
ada orang,
dia,
bukan dia.
ada orang,
dia,
kembali ceria.
dia,
seorang manusia,
digelar
manusia tabah.
No comments:
Post a Comment